Inhibitor Korosi Dari Daun Bambu Kuning

Jurnal Karya Ilmiah
Inhibitor Korosi Dari Daun Bambu Kuning RINGKASAN Inhibitor dalam lingkup korosi diartikan sebagai suatu zat kimia yang ditambahkan pada cairan atau gas, dapat menurunkan laju korosi terhadap suatu logam atau logam campuran. Umumnya inhibitor korosi berasal dari senyawa-senyawa organik dan anorganik yang mengandung gugus-gugus yang memiliki pasangan elektron bebas seperti unsur Nitrogen, Sulfur, Fosfor dan dapat membentuk lapisan oksida yang dapat melindungi logam dari kontak dengan lingkungan. Pada penelitian ini ingin memanfaatkan kandungan senyawa dalam ekstrak daun bambu sebagai bahan inhibitor korosi. Korosi besi dilakukan dalam larutan H2SO4 1M. Variabel yang diteliti meliputi konsentrasi ekstrak daun bambu. Efek inhibitor selulosa terhadap laju korosi besi diteliti dengan menggunakan metode weight loss dan metode elektrokimia. Tes hilang berat menggunakan spesi SS 304 dengan ukuran 2 cm x 1 cm x 0,1 cm…
Read More

Produk Unggulan Jamur Tiram Putih Berprotein Tinggi Dengan Media Tanam Kayu Sengon, Ampas Tebu Dan Rumput Gajah

Jurnal Karya Ilmiah
Produk Unggulan Jamur Tiram Putih Berprotein Tinggi Dengan Media Tanam Kayu Sengon, Ampas Tebu Dan Rumput Gajah Salah satu kebutuhan nutrisi yang harus dipenuhi untuk pertumbuhan dan perkembangan adalah protein. Protein sendiri berfungsi untuk zat pembangun dan pendorong metabolisme pada tubuh manusia. Sehingga protein merupakan zat gizi yang berperan penting di dalam tubuh serta regenerasi sel rusak. Di Indonesia, khususnya diĀ  daearah pinggiran masih banyak masyarakat yang mengalami kekurangan asupan protein sehingga terjangkit penyakit kwasioskhor. Adapun gejala yang dialami bagi setiap tubuh manusia yang terkena kwasioskhor yaitu rambut menjadi mudah rontok, kulit lebih sensitif terkadang timbul borok, tidak bertenaga, atrofi otot, pembengkakan pada pergelangan kaki, sistem kekebalan tubuh menurun, pernurunan mental. Protein dapat berasal dari makananan hewani maupun hayati. Disisi lain protein hewani banyak mengandung kadar lemakĀ  tinggi dan kadar…
Read More

Microbial Fuel Cell Sebagai Bioremediasi Dan Bioelektrokimia Dengan Menggunakan Biosorben Kulit Singkong (Manihot Utilissima) Untuk Analisa Aktivitas Daya Reduksi Logam Berat Kromium (vi) Dengan Teknik Kombinasi Bio (Adsorbsi-Elektrokimia)

Jurnal Karya Ilmiah
Microbial Fuel Cell Sebagai Bioremediasi Dan Bioelektrokimia Dengan Menggunakan Biosorben Kulit Singkong (Manihot Utilissima) Untuk Analisa Aktivitas Daya Reduksi Logam Berat Kromium (vi) Dengan Teknik Kombinasi Bio (Adsorbsi-Elektrokimia) Dalam beberapa tahun terakhir, Microbial Fuel Cell (MFC) telah muncul sebagai salah satu aplikasi yang paling pragmatis dalam arah pengoalahan logam Cr (VI). Teknologi berdasarkan MFC mewakili pendekatan baru limbah menjadi energi generasi. MFC adalah metode yang menjanjikan untuk mengubah energi kimia dalam limbah organik menjadi listrik menggunakan mikroorganisme dan juga keuntungan dari melakukan mekanisme ditambah memperlakukan air limbah yang mengandung polutan. Proses perawatan ini menggunakan pengurangan biokatalis mikrobiologisĀ  Cr (VI) menjadi Cr (III), yang telah memperoleh perhatian luas baru-baru ini (Feng, et al 2008). Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi air limbah Cr6+ terkontaminasi dalam MFC menggunakan teknik kombinasi bioadsorbsi dan bioelektrokimia,…
Read More
Optimasi penggunaan Biosorbent berbasis Biomassa : Pengaruh Konsentrasi Aktivator terhadap Luas Permukaan Karbon Aktif berbahan Eceng Gondok (Eichornia crossipes) untuk Meningkatkan Kualitas Air

Optimasi penggunaan Biosorbent berbasis Biomassa : Pengaruh Konsentrasi Aktivator terhadap Luas Permukaan Karbon Aktif berbahan Eceng Gondok (Eichornia crossipes) untuk Meningkatkan Kualitas Air

Jurnal Karya Ilmiah
Optimasi penggunaan Biosorbent berbasis Biomassa : Pengaruh Konsentrasi Aktivator terhadap Luas Permukaan Karbon Aktif berbahan Eceng Gondok (Eichornia crossipes) untuk Meningkatkan Kualitas Air Moh. Mualliful Ilmi1, Naimatul Khoiroh2, Trisna Bagus Firmansyah3, Eko Santoso4 1 Departemen Kimia FMIPA ITS, Jl. Raya ITS, Keputih, Sukolilo, ilmi.kimia.its@gmail.com 2 Departemen Kimia FMIPA ITS, Jl. Raya ITS, Keputih, Sukolilo, naimatul14@mhs.chem.its.ac.id 3 Departemen Kimia FMIPA ITS, Jl. Raya ITS, Keputih, Sukolilo, trisnabagusf4@gmail.com 4 Departemen Kimia FMIPA ITS, Jl. Raya ITS, Keputih, Sukolilo, ekos@chem.its.ac.id ABSTRAK Pencemaran lingkungan, terutama pada air sangat banyak terjadi, hal ini dapat diatasi salah satunya melalui proses adsorpsi menggunakan biosorbent berupa karbon aktif. Salah satu bahan yang melimpah dan dapat dimanfaatkan untuk karbon aktif adalah biomassa eceng gondok. Kualitas karbon aktif ditentukan oleh luas permukaan yang dapat dipengaruhi dari aktivatornya. Oleh karena itu…
Read More